Usaha Kreatif

Souvenir of Indonesia, Sukses Bisnis Suvenir di Jagat Maya

Written by Kang Amin

Bisnis Suvenir Online. Banyak usaha berbasis internet yang sukses, meskipun tak sedikit pula yang gagal alias berhenti di tengah jalan. Contoh inspiratif keberhasilan mengelola usaha online kali ini adalah The Souvenir of Indonesia (SOI) yang beralamat di www.souvenirofIndonesia.com. Gerai maya cinderamata yang beromzet hingga lebih dari 100 juta.

SOI sejak awal memang sudah dirancang sebagai bisnis online. Pendirinya, Haryani Kusumaningrum (36) menyadari bagaimana kekuatan internet dalam menjangkau khalayak pasar yang ia sasar. Ia berpikir, bahwa suvenir, produk andalannya, cukup ideal untuk dipasarkan lewat jalur ini. Produk ini memiliki sifat moveable alias mudah dikirim, tahan lama, bisa ditawarkan dengan deskripsi dan gambar, serta memiliki pasar potensial hampir di seluruh dunia. Hal itulah yang membuat ibu dua putri ini percaya diri memulai bisnis suvenir daringnya (daring=online, red. ujungaspal).

Saat itu di pertengahan tahun 2008, Haryani sudah memiliki usaha pembuatan mahar hias yaitu jasa mendekorasi uang mahar dalam pigura. Mahar hias itulah yang kemudian diunggah di dunia maya dengan alamat url www.maharhias.com. Kelahiran maharhias.com mengilhami lahirnya SOI karena banyak calon pengantin yang minta disediakan suvenir sekaligus setelah memesan mahar hias.

Desain suuvenir dari SOI banyak yang mengangkat budaya Indonesia.

Sejak itu, SOI berkembang dan dikenal luas oleh orang-orang yang mencari cinderamata etnik Indonesia dari perorangan hingga pasar yang tidak teridentifikasi sebelumnya.

“Seiring waktu, permintaan souvenir etnik khas Indonesia tidak hanya datang dari para calon pengantin, tapi juga dari perusahaan, kantor, kedutaan, supplier, pedagang dan turis,” ungkap Haryani kepada ujungaspal.com.

Mempertemukan Pasar dan Produsen
Haryani pun melihat bahwa di Jakarta dan sekitarnya, mencari souvenir etnik khas Indonesia dengan harga terjangkau masih sulit, sementara di daerah banyak perajin memiliki produk yang spektakuler tapi kesulitan memasarkan hasil karyanya. Kenyataan ini mendorong SOI untuk menjadi jembatan dua kebutuhan tersebut dan tumbuh menjadi mitra yang saling mendukung.

Kenyataan itu juga membulatkan niat SOI untuk menjadi etalase hasil karya orang Indonesia dengan harga yang terjangkau untuk semua kalangan. Saat ini harga barang kerajinan dipatok begitu tinggi di pusat perbelanjaan, padahal keuntungan terbesar bukanlah milik para perajin. Maka lebih baik menjual produk mereka dengan harga terjangkau namun omzet perajin semakin besar, itulah prinsip SOI.

Bisnis dan Kesenangan
Sejauh ini SOI telah melampaui masa inkubasinya. Hampir tujuh tahun usaha yang dikembangkan perempuan lulusan Universitas Indonesia itu. Ditambah dukungan suami yang kebetulan memahami dunia telekomunikasi dan internet, saat ini omzet SOI telah berkembang 10 kali lipat dibanding awal didirikan, nilainya mencapai Rp. 100 juta lebih. Sejumlah karyawan pun direkrut untuk menangani usaha ini.

Saat ditanya apa alasan memilih bisnis suvenir, umi dari Ayesh dan Araz ini menyatakan bahwa ia cinta Indonesia dan cinta barang-barang handmade yang menggambarkan kekayaan Indonesia.

“Lebih senang lagi kalau bisa ikut memakmurkan para perajin di daerah yang memiliki karya luar biasa,” tambahnya.

Pelajaran dari SOI dalam Bisnis Online
Bisnis online yang dipilih SOI memiliki keunggulan dengan tidak perlu tempat untuk toko atau kantor offline, modal tidak terlalu besar, transaksi dapat dilakukan sambil mengurus keluarga dan jangkauan penjualan sangat luas bahkan sampai keluar negeri.

Yang menarik, pemasaran SOI hingga saat ini hanya dilakukan secara on line saja dan dari mulut ke mulut antara pelanggan sendiri. Kunci sukses layanannya adalah selalu mengerjakan order tepat waktu dan tepat janji, jika ada masalah selalu dikomunikasikan dengan klien.

Madu-UnguSOI saat ini juga telah mengembangkan usahanya online-nya dengan membuka situs www.tashajatan.com, www.herbalofindonesia.com, dan www.maduungu.com.

Terbukti dengan kesungguhan ditambah pemilihan produk yang tepat, jalur pemasaran maya cukup untuk membesarkan usaha.***

Alamat The Souvenir of Indonesia:
Komplek BDN
Jl. Meranti A1 No.4
Jatiwaringin – Pondok Gede
Bekasi – Indonesia 17411
(+62811)930159
email : azeema_hoc@yahoo.com

1 Comment

Leave a Comment