Potret Wirausaha Usaha Kuliner

Restoran Buah, Ide Usaha dari Tanah Thai

Written by Kang Amin

 


Restoran buah (ujungaspal.com 14/9)

Belajar bisa dari mana saja. Alkisah pengusaha-pengusaha dan insinyur Jepang dahulu mengamati, meniru dan memodifikasi teknologi Eropa. Pun pengusaha China. Bahkan Eropa pun konon belajar dari peradaban Timur Tengah, Turki dan Andalusia.

Jadi cerita ini berasal dari kota Bangkok, ibukota negeri Gajah Putih yang maju dalam bisnis pertanian dan perkebunannya. Thailand.

Restoran buah. Sebuah inspirasi untuk memberi nilai tambah Warung buah. (Foto: Driaskoro)

Suatu ketika seorang sahabat, mengabarkan dalam grup WA kami, tentang sebuah konsep restoran yang unik. Restoran ini menjual segala macam buah Dan disajikan ala Buffet alias All You Can Eat.

Bayangkan makan durian yang biasanya dilakukan dengan jongkok di pinggir jalan di tempat lain, disantap diatas meja dengan style restoran lengkap dengan tata meja, musik dan tata cahaya yang mendukung.

Menaikkan gengsi kelapa muda dan durian. (Foto: Driaskoro)

Sahabat tadi juga menyampaikan bahwa hanya dengan 350 Baht (sekitar Rp.150ribu), bisa sepuasnya makan buah dengan kualitas terjamin. Belum lagi olahan buah seperti puding buah, jus dan lain-lain yang bisa disantap di ketinggian kota Bangkok. Ya, memang di ketinggian hampir 50 meter. Karena resto ini ada di lantai 18 sebuah gedung terjangkung yang bernama Baiyoke Tower.

Indonesia, terutama daerah-daerah yang memiliki buying power alias daya beli tinggi, yang sudah disesaki toko buah konvensional dan supermarket buah, tampaknya potensial menjadi lokasi pengembangan resto model ini.

Daerah dimana wisatawan datang, meskipun bukan di pusat kota bisa juga menjadi pilihan lokasi. Mungkin daerah yang dekat dengan pusat pertumbuhan ekonomi layak juga jadi pilihan, misalnya dekat perumahan yang sedang tumbuh.

Apa yang dipraktekan di Baiyoke Tower di atas adalah potret usaha modern di pusat wisata kota Bangkok. Mereka menggabungkan usaha unik di tempat yang unik. Itu inti yang harus diamati dan modifikasi.

Jika Anda sudah merintis usaha kios buah, pengembangan ke arah restoran buah tentu menjadi hal yang lebih terjangkau. ***

Ditulis berdasarkan laporan Driaskoro S Permana, Jakarta.

Leave a Comment