Bikin Sendiri Yuk

Hidroponik: Cara Mudah berkebun di Rumah

Written by Kang Amin
Hidroponik adalah metode menanam berbasis hidrokultur atau bercocoktanam berbasis air. Teknik hidroponik tidak menggunakan media tanah melainkan air berisi larutan nutrisi.

Banyak orang ingin memulai berkebun hidroponik namun langsung menghadapi tantangan yang kadang bikin ciut. Diantara tantangan itu adalah:

  1. Tidak tahu caranya, ini sebuah kondisi yang bagus ­čÖé karena berarti niat sudah ada.
  2. Tahu cara tetapi tidak tahu kemana mendapatkan bahan-bahannya. Ini sudah mulai kelihatan masalahnya. Bagus sekali.
  3. Tahu cara, tahu kemana mendapatkan alat-alatnya, namun ternyata dana yang diperlukan membuat ngilu kantong. Ini masalah klasik, lebih jelas lagi soalannya. Ini namanya keren!
  4. Tahu cara, tahu sumber alat, dana bukan masalah, tapi tak ada cukup lahan! Wah, masalah lagi ini, tapi ini sudah super keren.

Apakah ada masalah lain selain yang diatas? Share ya.

Baiklah, mari kita cari solusi untuk beragam masalah tersebut.

Beberapa tipe bertanam hidroponik.

Ada dua tipe besar bertanam hidroponik: dengan air diam dan dengan air mengalir. Hidroponik dengan air diam memerlukan alat sederhana dan biaya murah. Dengan air mengalir, memerlukan sistem aliran air yang ditopang oleh pompa air tenaga listrik dan dialirkan dalam rangkaian pipa.-pipa.

Baca juga: menanam kangkung mudah ala hidroponik

Sumber asupan untuk pertumbuhan tanaman hidroponik diperoleh dari air yang dicampur dengan larutan pupuk khusus (yang biasa disebut nutrisi). Nutrisi hidroponik pada dasarnya terdiri dari dua jenis A dan B oleh karena itu, nutrisi ini disebut AB Mix.

Pelaku hidroponik yang sudah berpengalaman, menanam tanaman berbatang seperti terong, cabai bahkan buah dengan metode lain yang menggabungkan media tanam bukan air dengan nutrisi AB Mix, dengan  sistem siram ataupun drip atau tetesan.

Kunci keberhasilan hidroponik, salah satunya adalah pada kesesuaian perbandingan campuran A dan B ini disesuaikan dengan jenis tanaman yang dibudidayakan.

Proses penanaman, dimulai dari penyemaian, yakni menebar biji dalam media semai seperti rockwool, kemudian memindahkan bayi tanaman yang telah cukup umur (sekitar dua minggu) ke dalam sistem hidroponik kita.

Mendapatkan alat dan bahan Hidroponik

  1. Nutrisi AB Mix, bisa didapat di toko-toko hidroponik seperti Kebun Hidro di Pondok Melati, bekasi, Hendra Hidroponik, Hari Tan, Kebun Devi – Surabaya, Good Plant – Tangerang, Kebun Hidroponik – Bontang, Ijo – Lembang dll. Harga mulai Rp. 20 ribu – Rp. 70 ribu.
  2. Jika ingin menggunakan Styrofoam, dapat di beli di tukang buah atau penampungan sampah Supermarket. Ujungaspal membeli styrofoam bekas di Superindo, Jatimakmur, Bekasi dan tukang buah di daerah Pasar Rebo, jakarta Timur. Harga styrofoam bekas buah anggur seharga sekitar Rp. 3 sampai 5 ribu.
  3. Jika ingin menggunakan pipa, dapat dibeli di toko besi atau langsung ke toko hidroponik seperti di atas.
  4. Alat bantu: pembolong styrofoam bisa menggunakan kawat atau solder listrik, banyak tersedia di toko listrik. Pembolong pipa PVC menggunakan hole-shaw yang dipasangkan pada bor listrik. Jika tak punya alat ini, bisa pinjam tetangga asal jangan lupa dikembalikan ya.
  5. Alat pengukur keasaman air dengan PH Meter dan pengukur kepekatan larutan (Ppm) dengan TDS meter. Alat ini bisa dibeli di alamat di atas.

Cara Murah Bertanam Hidroponik

Cara termurah menanam ala hidroponik adalah menggunakan sistem air diam dengan kotak styrofoam. Berikut kira-kira rincian anggarannya:

  • Bibit (Misal: Kangkung) Rp. 5 ribu dan media semai, Rockwool 1/2 Slap Rp. 35 ribu.
  • Untuk pemula bisa membeli starter kit yang biasa dijual Rp. 75 ribu – Rp. 200 ribu. Tergantung isi paketnya.
  • Styrofoam bekas kotak buah anggur Rp. 5 ribu.
  • PH Meter Rp. 150 ribuan dan TDS Meter seharga Rp. 65 ribuan. (Prioritas : beli PH Meter untuk mengukur kualitas air yang dipakai. ┬áTDS meter bisa digantikan dengan mengikuti petunjuk perbandingan campuran pada kemasan AB Mix)

Bertanam pada Lahan terbatas    

Kunci keberhasilan hidroponik selain kualitas air, bibit, sirkulasi Oksigen dalam air dan ketepatan nutrisi adalah sinar matahari. jadi konsep lahan dalam pertanian hidroponik adalah ruangan yang terpapar sinar matahari secara terus menerus dalah sehari.

Jadi walaupun lahan luas tetapi penuh pohon tinggi dan rindang, tidak ideal untuk hidroponik.Tetapi lahan kecil seperti pinggir jalan atau atas teras rumah, dengan cahaya matahari maksimal, itu adalah tempat ideal untuk hidroponik. Jadi apakah Anda masih kekurangan lahan?

Cara lain menyiasati keterbatasan lahan adalah dengan membuat model hidroponik alternatif seperti memanfaatkan botol air mineral sehingga bisa memanfaatkan tembok kosong ataupun vertical garden.

Selamat berjuang!***

Leave a Comment