Usaha Kuliner

Food Truck: Tren Berdagang ‘Mobile’ Kaum Urban

Written by Kang Amin

Sudah dengar tentang food-truck? Dagang makanan dengan menggunakan kendaraan roda empat ini kini sedang marak di Jakarta dan Bandung. Modal yang diperlukan cukup besar, tetapi penghasilan yang didapat ternyata juga menggiurkan. Yuk, mencicipi infonya.
Istilah food-truck mulai dikenal di Indonesia sejak banyak tayangan TV dari Amerika yang memotret kuliner alternative di sana yang salah satunya menampilkan penjaja burger di atas truk yang dimodifikasi menjadi kios berdagang.

Food Truck Menjual Suasana dan Gaya Hidup

Kepopuleran food-truck di Jakarta dan Bandung bisa disebut sebagai kesuksesan mengemas kuliner dalam gaya yang berbeda. Media yang telah berjasa mempopulerkan mobil-jajan ala Amerika ini membentuk image tersendiri di tanah air.
Maka ketika food-truck hadir di Bandung dan Jakarta, jadilah ia gaya menikmati makanan baru yang menyenangkan, disamping inovasi kulinernya sendiri. Fenomena ini bisa diidentikkan dengan maraknya minimarket yang dilengkapi arena nongkrong yang dipelopori oleh jaringan Seven Eleven.

Telap Telep, Contoh Food Truck Inovatif

Telap-telep-logo

Ketika berbincang dengan Eko, pemilik food-truck Telap Telep Food, terungkap bahwa bisnis ini memang memiliki prospek bagus saat ini. Tawaran gaya hidup food-truck mendorong banyak penyelenggara acara memanfaatkan komunitas food-truck sebagai magnet pengunjung. Hal ini membuat food-truck mudah mendapatkan areal berjualan.

Telap Telep Food adalah salah satu food truck yang menonjol di Jakarta. Makanan yang disajikannya terbilang unik, yakni mie ayam namun dengan topping kecombrang yang memberikan sensasi rasa unik. Penyajiannya pun penuh sentuhan kreatif dari mangkuk sekali pakai yang berhias grafis maskot Si Kalap, sebutan untuk si ikon dan sekaligus juga bermakna seperti julukan bagi pengunjung yang lahap menikmati hidangan yang diberi nama Mie Comblang ini. Periksa saja timeline-nya di instagram Telap Telep Food terlihatlah bagaimana kehebohan suasana food truck yang satu ini.

Ketika berjualan, komunitas food-truck melayani pelanggan sebagaimana sebuah food-court modern. Pelanggan yang datang, membeli voucher dan menukarkan voucher tersebut dengan makanan atau minuman yang mereka inginkan.

Dalam sekali even yang biasanya digelar selama satu minggu omzet yang didapat oleh kelompok food-truck yang terdiri dari sekitar 15 mobil bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Omzet yang menggiurkan ini memang tak lepas dari konsep food-truck yang didesain modern dan stylish.

Apa Saja yang Dijual

mie-kecombrang
Food-truck menjajakan beragam makanan yang semuanya dirancang dengan kreatif, Sebut saja Mie Ayam Kecombrang dari Telap Telep Food, Burger Hitam, Beef Roll dan Smokey Ribs dari Jakarta Food Truck dan masih banyak lagi. Namun yang perlu dicatat, berbisnis food-truck dengan pilihan jualan yang pas adalah yang paling penting. Sebuah anjungan mobil dengan spesialisasi menjual minuman sehat, bisa jadi bisa merebut perhatian konsumen.
Kuncinya tetap saja, rasanya harus enak!***

About the author

Kang Amin

Leave a Comment